RUQYAH SYAR'IYAH        CIRI TERKENA JIN        BEDA JIN,SETAN,IBLIS        KESAKSIAN        UMROH-HAJI        RUQYAH        DUKUN BERBAJU KYAI

Minggu, 03 Februari 2013

5 Bahaya Akibat Rokok – Serial Sehat dengan Ruqyah


( 021 -4288 7942 / 7037 4645- 0815 11311 554 , 0813 8185 5656 )

Ust. Abu Wildan Hisan, Lc.

Semua orang pasti sudah tahu jika merokok berbahaya bagi kesehatan namun sebagian orang masih aja ada yang merokok ya padahal merokok itu sangat bahaya banyak masalah kesehatan yang bisa timbul akibat merokok. Berikut ini ada beberapa bahaya merokok yang tidak diketahui banyak orang ingin tahu bahaya merokok apa aja itu simak 5 Bahaya Merokok Yang Tidak Diketahui berikut ini:

1. Rambut rontok
Perokok berat berisiko tinggi mengalami kerontokan rambut dan berujung pada kebotakan prematur. Kasus ini kebanyakan dialami oleh pria yang terbiasa merokok dalam waktu lama.

2. Merusak indra pengecap
Jika Anda adalah seorang perokok berat, ada kemungkinan kalau Anda pelan-pelan kehilangan rasa dalam mengecap makanan. Maka dari itu, perokok cenderung suka makanan pedas tanpa mengeluh tentang rasanya. Sebab indra mereka sudah mati.

3. Dehidrasi
Merokok juga mempengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh. Jadi perokok berat akan lebih sering dan banyak minum daripada orang lain. Dampak jangka panjang dehidrasi sendiri adalah bibir kering, kulit kering, dan gangguan saluran kencing.

4. Menguras energy
Efek samping rokok yang tidak terduga lainnya adalah menguras energi perokok. Pasalnya merokok membuat energi paru-paru menurun dan gagal memompa oksigen secara maksimal sehingga tubuh pun akan terasa cepat lemas.

5. Merusak DNA
Terakhir, perokok juga merusak sistem DNA dalam tubuh. Sifat dari kerusakan tersebut sebenarnya tidak diketahui secara rinci sampai sekarang. Sehingga merokok bukan cuma menghancurkan kesehatan Anda sekarang, tetapi juga mengancam jiwa keturunan Anda di masa depan.
Itulah sebagian kecil bahaya merokok yang jarang diketahui banyak orang, dengan ditemukannya secara medis akan banyaknya masalah kesehatan yang ditimbulkan dari rokok apakah kamu masih mau merokok? Kata beberapa jin jahat yang telah merasuki beberapa pasien saya, ternyata Rokok itu makanan kesukaan jin (syetan). Wallohu a’lam.

5 Bisnis Konglomerat Indonesia – Serial Ruqyah Kesurupan


Ust. Abu Ahsanti, Lc.
( 021 -4288 7942 / 7037 4645- 0815 11311 554 , 0813 8185 5656 )

Jumlah pertumbuhan orang kaya (konglomerat) di Indonesia terus bertambah namun kekayan yang mereka dapatkan bukan bisa didapat begitu saja perlu kerja keras dan bisnis yang luar biasa untuk mengumpulkan pundi pundi rupiah. Nah kamu ingin tahu bisnis orang kaya apa yang paling banyak mendatangkan keuntungan besar simak 5 Bisnis Besar Orang Kaya Indonesia berikut ini.

1. Bisnis Rokok
Kedigdayaan bisnis rokok harus diakui cukup kuat di Indonesia. Indikatornya sederhana, konsumen penikmat rokok di dalam negeri termasuk yang cukup tinggi di dunia. Pasar produk rokok di dalam negeri juga sangat besar.
Hal ini yang membuat industri rokok semakin kuat. Dengan gambaran sederhana itu, tidak salah jika prospek bisnis di sektor industri rokok masih cukup menjanjikan. Apalagi terbukti, industri ini bisa menjadikan seseorang masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. Setidaknya, dari sekian banyak pebisnis yang bergerak di industri rokok, ada tiga nama yang masuk dalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes.
Bahkan, salah satunya didaulat sebagai orang yang paling kaya di Indonesia. Adalah Budi dan Michael Hartono, pemilik Grup Djarum. Tidak hanya Hartono bersaudara, ada pula Susilo Wonowidjojo yang menjadi miliarder berkat bisnis rokok. Dia adalah pemilik Gudang Garam.
Nama lain adalah Putra Sampoerna. Perjalanannya untuk menjadi seorang miliarder tidak bisa lepas dari bisnis rokok.
Putera dikenal luas sebagai nakhoda perusahaan yang tidak hanya lihai dalam melakukan inovasi produk inti perusahaannya, yakni rokok, namun juga jeli melihat peluang bisnis di segmen usaha lain. Di bisnis rokok, nama Putera tidak bisa dihapus berkembangnya segmen pasar baru, yakni rokok rendah tar dan nikotin. HM Sampoerna adalah pelopor produk mild di tanah air dengan produknya, A Mild.
Akhirnya, Maret 2005 perjalanan bisnis rokok Putera Sampoerna dan keluarganya berhenti setelah seluruh saham keluarga Sampoerna di PT HM Sampoerna Tbk sebesar 40 persen, dijual ke Philip Morris International.

2. Bisnis Kelapa Sawit
Salah satu keunggulan komoditi asal Indonesia adalah minyak sawit. Kelapa sawit dan minyak sawit merupakan produk ekspor terbesar Indonesia yang diperdagangkan di pasar internasional.Â
Tidak heran jika banyak miliarder lahir dari ketekunan dan kerja keras dalam menjalankan bisnis berbasis komoditi ini. Dari data orang-orang terkaya Indonesia yang dilansir Majalah Forbes pekan lalu disebutkan, ada beberapa miliarder yang sukses berbisnis sawit.
Sebut saja orang terkaya nomor dua di Indonesia Eka Tjipta Widjaja yang menjalankan bisnis sawit keluarga. Dia adalah pendiri Sinar Mas Group. Ada pula Ciliandra Fangiono yang juga menjalankan bisnis sawit keluarga. Dia dan keluarga memiliki 85 persen saham perusahaan pengelola kebun kelapa sawit First Resources. Perusahaan ini cukup ternama, hingga tercatat di Bursa Efek Singapura.
Kemudian ada nama Martua Sitorus. Dia adalah pendiri Wilmar Internasional yang salah satu anak perusahaannya memproduksi minyak goreng bermerek Sania. Ada pula taipan Lim Hariyanto Wijaya yang sukses memanfaatkan peluang bisnis sawit.

10 Tanda Anak Berbakti – Seri Ruqyah Gangguan syetan


Ust. Abu Wildan Hisan, Lc.
( 021 -4288 7942 / 7037 4645- 0815 11311 554 , 0813 8185 5656 )


Allah ta’ala berfirman: “Allah telah menetapkan agar kalian tidak beribadah melainkan kepada-Nya; dan hendaklah kalian berbakti kepada kedua orang tua.” (QS. Al-Isra: 23).
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Maukah kalian kuberitahukan dosa besar yang terbesar?” Para Sahabat menjawab, “Tentu mau, wahai Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam.” Beliau bersabda, “Berbuat syirik kepada Allah, dan durhaka terhadap orang tua.” Kemudian, sambil bersandar, beliau bersabda lagi, “..ucapan dusta, persaksian palsu..” Beliau terus meneruskan mengulang sabdanya itu, sampai kami (para Sahabat) berharap beliau segera terdiam. (HR. Bukhari dan Muslim).
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga bentuk doa yang amat mustajab, tidak diragukan lagi: Doa orang tua untuk anaknya, doa seorang musafir dan orang yang yang terzhalimi.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Subhanallah…, begitu mulianya anak yang mau berbakti kepada kedua orangtuanya. Dan langkah celakanya anak yang telah durhaka kepada kedua orangtuanya. Sudahkah kita berbakti kepada orang tua dengan benar? Mungkin kita katakan diri kita telah berbakti. Ternyata masih amat jauh dari kriteria berbakti. Berikut ini 10 tanda anak yang telah berbakti kepada kedua orangtuanya:
Pertama: Menghormati Kedua Orangtuanya (tidak memandang keduanya dengan pandangan yang tajam dan tidak meninggikan suara di hadapan keduanya). Dalam Shahih Bukhari no. 2731, 2732 disebutkan bahwa jika para shahabat berbicara kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil merendahkan suara dan mereka tidak memandang tajam kepadanya.
Inilah yang dilakukan oleh para shahabat di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mereka hormati seperti orang tua mereka. Sehingga beradab kepada kedua orang tua dimisalkan dengan cara seperti ini pula.
Kedua: Tidak Mendahului atau Menyelak Kedua Orangtua dalam Pembicaraan. Adab ini dapat dipahami dari hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata, “Dulu kami berada di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian didatangkanlah bagian dalam pohon kurma.  Lalu beliau mengatakan, “Sesungguhnya di antara pohon adalah pohon yang menjadi permisalan bagi seorang muslim.” Aku (Ibnu ‘Umar) sebenarnya ingin mengatakan bahwa itu adalah pohon kurma. Namun, karena masih  kecil, aku lantas diam. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Itu adalah pohon kurma.” (HR. Bukhari no. 72 dan Muslim no. 2811).
Inilah sikap shahabat Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma. Di mana beliau tidak mau mendahulukan pembicaraan jika ada yang lebih tua umurnya di hadapannya. Padahal sebenarnya Ibnu ‘Umar mampu menjawab ketika itu. Dari sini, tidak ragu lagi, demikian pula seharusnya beradab di hadapan orang tua.
Ketiga: Tidak Duduk di hadapan Kedua Orangtua yang Sedang Berdiri. Larangan ini terdapat dalam hadits dari Jabir radhiyallahu’anh. Dia menceritakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang sakit. Lalu kami shalat di belakang beliau, sedang beliau shalat sambil duduk dan Abu Bakar mengeraskan bacaan takbirnya. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menoleh kepada kami. Beliau melihat kami shalat sambil berdiri. Lalu beliau berisyarat, kemudian kami shalat sambil duduk.
Tatkala salam, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Jika kalian baru saja bermaksud buruk, tentu kalian melakukan seperti yang dilakukan oleh orang Persia dan Romawi. Mereka selalu berdiri untuk memuliakan raja-raja mereka, sedangkan mereka dalam keadaan duduk. Ikutilah imam-iman kalian. Jika imam tersebut shalat sambil berdiri, maka shalatlah kalian sambil berdiri. Dan jika imam tersebut shalat sambil duduk, maka shalatlah kalian  sambil duduk’.” (HR. Muslim no. 413).
Imam Mushtofa al-‘Adawy rahimahullah berkata, “Dalam hadits ini disebutkan mengenai hukum shalat sambil berdiri sedangkan imam shalat sambil duduk dan perinciannya bukan di sini tempatnya. Namun, dapat diambil pelajaran bahwa kita dilarang duduk ketika orang tua kita berdiri di hadapan kita. Maka adab ini tetap bisa diambil sebagai pelajaran dari hadits ini.”
Keempat: Tidak Mendahulukan Dirinya Sendiri Sebelum Kedua Orangtua. Hal ini dapat dilihat dalam kisah tiga orang yang tertutup dalam goa dan tidak bisa keluar. Salah seorang di antara mereka bertawasul dengan amalan berbakti kepada kedua orang tuanya. Yaitu dia selalu memberikan susu kepada kedua orang tuanya sebelum memberikan kepada anak-anaknya bahkan dia bersabar menunggu untuk memberikan susu tersebut kepada orang tuanya sampai terbit fajar. (HR. Bukhari no. 5974 dan Muslim no. 2743).
Kelima: Meminta Maaf Kepada Kedua Orangtua. Seyogyanya seorang anak meminta maaf atas kesalahan dirinya kepada kedua orang tuanya karena setiap orang yang berbakti kepada kedua orang tua belum tentu bisa menunaikan seluruh hak mereka. Sungguh Allah Ta’ala telah berfirman, “Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya.” (QS. ‘Abasa: 23). Maksudnya adalah manusia tidaklah dapat melaksanakan seluruh perintah Rabbnya.
Lihatlah saudara-saudara Yusuf, mereka meminta maaf untuk diri mereka kepada orang tuanya karena kesalahan yang telah mereka perbuat. Mereka berkata, "Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)". (QS. Yusuf: 97).
Keenam: Janganlah Membalas Orangtua yang Mencelanya. Allah ta’ala berfirman, “Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah".” (QS. Al Isro’: 23). Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Janganlah engkau memperdengarkan pada keduanya kata-kata yang buruk. Bahkan jangan pula mendengarkan kepada mereka kata ‘uf’ (menggerutu) padahal kata tersebut adalah sepaling rendah dari kata-kata yang jelek.”
Simaklah kisah Bilal bin Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhum dengan ayahnya berikut. Abdullah bin ‘Umar berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian menghalangi istri-istri kalian untuk ke masjid. Jika mereka meminta izin pada kalian, maka izinkanlah mereka.” Kemudian Bilal bin Abdullah bin ‘Umar mengatakan, “Demi Allah, sungguh kami akan menghalangi mereka.”

12 Larangan Arab Saudi Terkini – Serial Ruqyah Panggilan


Ust. Abu Wildan Hisan, Lc.
( 021 -4288 7942 / 7037 4645- 0815 11311 554 , 0813 8185 5656 )

Pemerintah Saudi boleh dibilang, termasuk pemerintahan yang banyak memberlakukan larangan kepada warga negaranya. Sebagian ada yang bersumber dari syariat Islam, dan sebagian lagi dari hasil ijtihad ulama dan pejabat yang memerintah. Atas larangan-larangan tersebut, ada pihak yang mendukung, juga ada yang melakukan protes dan menggugat aturan ketat tersebut.
Berikut larangan-larangan yang diberlakukan Pemerintahan Arab Saudi kepada masyarakatnya:
Pertama: Arab Saudi Larang Peredaran Alquran Warna-Warni. 'Barbie Quran Barbie' merupakan al-Qur’an warna-warni yang saat ini tengah diperdebatkan berbagai kalangan di Arab Saudi. Penerbitan al-Qur’an dengan kertas yang berwarna ini bertujuan untuk menarik minat anak-anak dalam membaca al-Qur’an. Namun ternyata justru menimbulkan kontroversi di publik.
Tidak lama setelah beredar di pasaran Arab, al-Qur’an versi ini langsung mendapat kritikan dari berbagai kalangan di negeri itu. Beberapa pihak menganggap bahwa ini adalah bentuk penyelewengan al-Qur’an.
Imam dan syekh di Arab Saudi mengungkapkan kemarahannya di situs jejaring sosial yang mereka miliki. Mereka mengatakan bahwa format asli dari al-Qur’an harus dijaga dan dihormati.
Sheikh Abdul Rahman al-Barrak, seorang ulama di Arab Saudi menyarankan agar al-Qur’an warna-warni ini tidak hanya dilarang tetapi juga harus dibakar bagi yang sudah memilikinya. "Siapa saja yang telah memiliki salinan al-Qur’an ini harus membakarnya," kata Sheikh Abdul Rahman al-Barrak, seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (18/8/2012).
Sementara itu, Departemen Urusan Islam Saudi bekerja sama dengan perusahaan percetakan King Fahad berupaya untuk menghentikan salinan 'Barbie Quran Barbie'. “Salinan al-Qur’an hanya dibenarkan dari penerbit King Fahad," kata Muhammad Amin al-Khatri, Direktur Jenderal Departemen Urusan Islam Saudi.

Kedua: Larang Akhwat Tamasya di Taman. Sebuah badan yang dikenal sebagai 'Badan Amar Makruf Nahi Munkar' melarang perempuan (akhwat) Arab Saudi berekreasi di taman-taman. Larangan itu berlaku bagi wanita berusia di atas 12 tahun. Pelarangan dan pembatasan tersebut menuai protes keras dari warga Saudi.
Menurut laporan televisi Al Alam pada Senin (27/8), Badan Amar Makruf Nahi Munkar Saudi mengancam akan menutup taman-taman dan tempat rekreasi jika tidak mematuhi larangan tersebut. ''Jika tidak mematuhinya, maka badan itu akan menutup tempat-tempat tersebut atau membayar denda berat,'' tulis Al Quds Palestina.

Ketiga: Larang Da’i (juru dakwah) Dijadikan Iklan . Kementerian Haji Arab Saudi juga telah mengeluarkan aturan berisi larangan da’i/ muballigh menjadi model iklan perusahaan-perusahaan penyelenggara haji. Dilansir Saudi Gazette (21/8/2012) peraturan baru itu mengakhiri perdebatan tentang apakah perusahaan-perusahaan itu mengeksploitasi para da’i terkemuka untuk menarik Muslim berangkat haji bersama mereka.
Kementerian mengeluarkan peringatan bahwa perusahaan yang melanggar aturan akan dilarang memberikan akomodasi kepada jamaah haji di sekitar Masjidil Haram dan tempat-tempat kunci lainnya, demikian dilaporkan koran Al Watan Senin kemarin.
Kementerian Haji menjelaskan, perusahaan penyelenggara haji boleh menunjuk dai terkemuka untuk menjadi pembimbing jamaah mereka, tetapi namanya tidak boleh dicantumkan dalam iklan jasa pemberangkatan haji/umrah yang mereka tawarkan. Keputusan itu diambil pihak berwenang Saudi, setelah banyak perusahaan haji yang menggunakan nama para dai terkenal untuk menarik ongkos haji lebih tinggi.

Keempat: Larang Haji Bintang lima. Menyusul kritik dari Menteri Dalam Negeri Saudi Pangeran Ahmad atas promosi “haji bintang lima”, Kementerian Haji Saudi berjanji akan menindak perusahaan haji yang menawarkan layanan haji VIP dengan denda SR100.000.
“Layanan seperti ini tidak sesuai dengan ibadah yang merupakan rukun Islam kelima ini. Haji adalah perjalanan spiritual, bukan perjalanan bermewah-mewahan,” kata seorang pejabat di Kementerian Haji.
Di Indonesia sendiri, perusahaan penyelenggara haji VIP atau yang dikenal dengan 'haji plus', menawarkan layanan seperti hidangan mewah, fasilitas televisi satelit dan layanan akses internet berkecepatan tinggi di penginapan para jamaah.

12 Wasiat Singkat Bekal Haji – Seri Praktek Ruqyah Indonesia


Ust. Abu Amalia, Lc.
( 021 -4288 7942 / 7037 4645- 0815 11311 554 , 0813 8185 5656 )

Inilah wasiat Syekh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah (mantan Ketua Dewan Riset dan Fatwa/ Darul Ifta’ Negeri Arab Saudi): “Apabila seseorang telah punya ‘azzam (tekad kuat dan bulat) untuk melaksanakan ibadah Haji, maka hendaklah ia memperhatikan beberapa wasiat dibawah ini:

Pertama: Hendaklah orang seseorang yang ingin berhaji mewasiatkan kepada keluarganya dan sahabat-sahabatnya agar bertaqwa kepada Allah ‘azza wa jalla, yaitu melakukan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.
Kedua: Menuliskan piutang yang ada pada orang lain dan hutangnya terhadap orang lain.
Ketiga: Bersegeralah untuk bertaubat kepada Allah ta’ala  dengan taubat nashuha. Hakikat taubat adalah melepaskan dan meninggalkan semua dosa, menyesali apa yang telah berlalu dan ber‘azzam (tekad kuat dan bulat) untuk tidak mengulangi kembali perbuatan maksiat tersebut.
Keempat: Hendaklah orang yang akan berhaji agar melakukan haji dari hasil usahanya yang halal, karena Allah ta’aala hanya menerima amal yang baik.
Kelima: Wajib bagi orang yang akan berhaji meluruskan niatnya, yaitu hanya mencari ridho Allah ta’ala dan mengikhlaskan niatnya (menjauhkan hatinya dari riya). Bukan mencari kedudukan ditengah-tengah masyarakat, atau agar diberi gelar bapak haji atau ibu haji atau karena pamer kepada manusia, karena Allah  ta’ala hanya akan menerima amal yang ikhlas.
Keenam: Memberi nafkah keluarga yang akan ditinggalkan.
Ketujuh: Mencari teman yang sholeh.
Kedelapan: Berangkat di pagi hari.
Kesembilan: Hendaklah orang yang akan pergi haji berusaha memahami agama Islam sebagai bekalnya dalam menghadapi haji, khususnya berbagai hukum-hukum yang berkenaan dengan ibadah haji tersebut, agar apa yang ia lakukan selalu diatas ilmu.
Kesepuluh: Hendaklah ia membaca do’a safar (do’a dalam perjalanan).
Kesebelas: Memperbanyak dzikir ,do’a dan istighfar kepada Allah Ta’ala, merendahkan diri, memperbanyak membaca al-Qurân dan mentadabburi isinya.
Keduabelas: Menjaga shalat berjama’ah, menjaga lidahnya dari berkata-kata keji, perkataan yang sia-sia, dusta, bergunjing dan memfitnah, serta mengejek. Wallohul musta’an.

Silahkan Ketik Judul Majalah Ghoib di Bawah ini

Memuat...